Packing Menuju Negeri Dingin

Hola!

Selamat malam dari Edinburgh..

Saat ini jam 4 pagi di Jakarta dan jam 10 malam di Edinburgh. Gue sampe bingung harus memulai cerita ini dari mana karena ternyata pindahan dari negara satu ke negara lain cukup melelahkan terutama karena kita harus memindahkan hidup kita ke dalam sebuah koper yang akan diangkut pesawat yang cuma ngasih kita baggage allowance maksimum sebesar 32 kilogram.

Pertama – tama yang gue lakuin adalah ngebuat checklist barang bawaan. Diurutin dari keperluan pakaian, keperluan mandi, keperluan kuliah dan keperluan lain – lain. Keperluan lain – lain gue termasuk makanan karena gue butuh bumbu – bumbu penunjang untuk masak dan makanan instan ala Indonesia kalo kepepet. Kalo kata semua orang, Edinburgh itu super dingin dan summer-nya seperti boongan. Jadi gue ngeborong knitwear dari sana – sini. Super happy karena Marks & Spencer di Kuningan City selalu diskon, jadilah sedikit kalap. Ya gapapa, daripada kedinginan di negeri orang..

Gue cukup mendengarkan apa kata orang. Kalau orang – orang bilang “gausah bawa ini, nanti beli disana aja”, gue akan ngikutin meskipun gue pasti bawa cadangan kalo – kalo keadaan gue SOS. Secara Putu si anak takut dingin ini mendadak kuliah di negeri yang summernya palsu, maka gue bawa jaket bulu angsa 1 buah. Bisa dibilang gue cukup sial karena ga bawa coat dari Jakarta karena gue berharap bahwa charity shop yang katanya bisa lebih murah dan kualitas bahannya berbanding lurus dengan cuacanya, akan menyediakan berbagai macam coat. Memang, murahnya bener. Tapi, ukurannya yang ternyata susah. Maklum, ukuran gue bisa dibilang kecil untuk ukuran orang – orang UK.

Gue ga akan bertele – tele memberikan tips bagaimana cara packing. I hate packings. Even untuk short trip ke sebuah tempt di Indonesia aja rasanya mageeeerrrr banger kalo packing. Tapi memasukan hidup lo kedalam sebuah koper? Belilah 3 buah barang yang sangat berguna ini: 1. Koper 29′ berbahan poly yang ga bisa pecah kalo diinjek2 atau ditiban walau dalam keadaan setengah penuh ;  2. Plastik vacum ; 3. Karet Gelang.

Kegunaan barang diatas adalah untuk memberikan keleluasaan tempat. Koper paling besar untuk ukuran di indonesia. Vacum semua barang yang punya potensi untuk menggelembung. contoh: sweater, syal, jaket, dll. Gulung semua baju – baju dan iket pake karet gelang. Percayalah, koper kalian akan mampu memuat lebih banyak dari yang seharusnya. Jangan lupa ditimbang ya guys, timbangan di airport biasanya bakal lebih berat daripada timbangan dirumah. Jadi jangan ngepas – ngepas amat..

Gue menemukan sebuah posisi dimana gue sangat bersyukur ngedengerin omongan nyokap untuk masukin kopi sachet kesukaan. Ternyata ngopi disini lumayan mahal bookkk! jadi ya yaudalahya, balik jadi anak kuliah yang serba terbatas, bukan orang kantoran yang tiap pagi bisa menclok di Starbucks lagi..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *